Icons' Chamber

img00027-20130127-1056

Dalam rentang masa yang cukup lama, baku hantam antar kelompok dalam percaturan politik di Indonesia rasanya tak ada habis-habisnya. Character assassination, politisasi hukum, dan black campaign menjadi istilah mengerikan yang masuk ke dalam benak kita jika kita membicarakan masalah politik. Itulah paradigma politik yang selama ini terbentuk. Dan itulah yang menjelaskan mengapa begitu banyak undecided voter. Mengapa begitu banyak orang yang apolitis. Bukan karena mereka tidak mau, tapi orang-orang sekarang memberikan tontonan politik seperti orang masuk ke dalam bioskop dan menonton film horor: mengeluarkan uang untuk menakut-nakuti diri sendiri.

Banyak yang merasa gerah –bahkan mungkin mayoritas penduduk negeri ini- melihat fenomena carut-marutnya perilaku politik para elit pemerintahan. Mereka sudah jenuh melihat pertikaian, fitnah, debat kusir, dan budaya saling menikam (mencerca). Banyak yang ingin lari dari kenyataan ini, maka muncullah apatisme. Padahal tidak ada tempat pelarian dari dunia politik. Kita harus menerima kenyataan bahwa kita ditakdirkan sebagai zoon politikon.

View original post 334 more words

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s