Ketertiban Publik dan Pendidikan

Icons' Chamber

Students

Dua pekan lalu, selama lima hari (25-29 Maret 2013) saya menetap di Kuala Lumpur untuk mengikuti rangkaian konferensi internasional tentang pembangunan di Aceh. Selama acara yang diselenggarakan oleh Acehnese Student Association University of Malaya itu berlangsung, saya menyempatkan diri untuk berkeliling kota dan mengunjungi pusat-pusat perbelanjaan. Pasar Seni, Mesjid Jamek, KLCC adalah beberapa tempat yang sempat saya kunjungi.

Selama berkeliling, ada hal yang selalu saya perhatikan dan saya bandingkan dengan keadaan di Bogor, kota tempat saya kuliah sekarang dan juga Ibu Kota Indonesia, Jakarta. Hal yang selalu saya perhatikan dan saya bandingkan adalah ketertiban penumpang selama naik kendaran umum. Di sana penumpang sangat sibuk, terkesan terburu-buru, tetapi tidak ribut dan tertib. Setiap peraturan di tempat-tempat umum tidak pernah terlihat ada yang melanggar, mulai dari antri masuk LRT di belakang garis batas, tidak makan dan minum di dalam kendaraan, sampai tidak pernah terlihat ada yang buang sampah sembarangan. Tertib, rapi, teratur.

View original post 499 more words

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s