Cerita Kematian

Icons' Chamber

Dulu ketika saya masih duduk di bangku Sekolah Dasar, sempat menyaksikan langsung ada tokoh masyarakat yang meninggal ketika melaksanakan sholat Jum’at. Ketika itu almarhum meninggal sesaat sebelum Imam mengucapkan salam. Jarak antara saya dengan almarhum  hanya sekitar tiga shaf saja. Saya melihat dengan mata kepala sendiri almarhum ketika itu tiba-tiba condong ke sebelah kanan dan akhirnya tidak bernafas sama sekali.

***

Saya dulu memiliki tetangga yang umurnya sudah sangat tua. Tubuhnya sangat renta, sama sekali tak bisa bangkit dari tempat tidurnya. Entah penyakit apa yang ia derita, ketika itu saya tidak tahu. Keluarganya yang merawatnya selama bertahun-tahun. Saya tak bisa membayangkan bagaimana ia melewati hari-harinya yang –dalam benak saya- begitu menyakitkan. Sampai akhirnya pada suatu hari maut menjemputnya. Pecahlah tangis kesedihan keluarganya. Ketika itu saya sempat berpikir alangkah lebih baiknya ia meninggal tanpa melalui penderitaan yang terlalu lama dan tanpa beban psikologi yang berkepanjangan yang dialami keluarganya.

View original post 247 more words

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s